Star Glam Jogja :

Kenali Hypersomnia, Ketika Tidur Sudah Cukup Tapi Masih Ngantuk

#

Source: Freepik/wayhomestudio

Selalu mengalami kantuk saat siang hari?

Merasakan kantuk pada waktu-waktu tertentu memang suatu hal yang lumrah. Terlebih ketika siang datang, kantuk akan semakin gencar mendera. Namun, sebenarnya cukup aneh bila tidur malam sudah tercukupi dan siang hari masih saja merasa kantuk. 

Dalam dunia medis, kondisi tersebut dinamakan sebagai Hypersomnia. Kondisi ini bisa dialami oleh siapapun. Tanda-tanda utamanya adalah ketika seseorang mengalami kantuk pada siang hari, padahal waktu tidur pada malam hari sudah mencukupi. 

Akibat dari Hypersomnia tentunya adalah terganggunya  aktivitas ketika siang hari. Aktivitas tidak akan berjalan secara maksimal karena tubuh tidak bisa menangkap 100% apa yang sedang dilakukan. Hal ini pastinya sangat merugikan. 

Hypersomnia dibagi menjadi dua, yaitu hypersomnia primer dan sekunder. Hypersomnia primer terjadi tanpa adanya faktor lain. Sedangkan Hypersomnia sekunder terjadi karena ada faktor tertentu seperti adanya gangguan tidur, penggunaan obat, penyakit kronis, dan lain-lain. 

Hypersomnia ternyata memiliki gejala lain. Misalnya saja lemas, sering terjadi gangguan kecemasan, dan kehilangan nafsu makan. Namun, gejala-gejala seperti ini juga bisa terjadi pada penyakit tertentu. 

Hypersomnia masih bisa diatasi. Untuk hypersomnia sekunder, salah satunya adalah dengan menghilangkan penyebab hypersomnia itu terjadi. Misalnya saja terlalu banyak mengonsumsi obat, maka bisa dikurangi atau dihentikan jika sudah tidam diperlukan. 

Perubahan pola hidup yang baik juga dapat memicu kesembuhan dari Hypersomnia. Mengatur jadwal tidur dan menyamankan diri saat tidur merupakan cara yang bisa ditempuh untuk pengidap Hypersomnia. Pastinya kegiatan ini harus dilakukan secara telaten. 

Reference: Hellosehat.com

COMMENTS: (0)

Post You May Like