Star Glam Jogja :

Taman Sari: Dari Pemandian hingga Pengintaian

#

Source: Google/diza rahman

Taman Sari adalah salah satu tempat wisata favorit di Yogyakarta. Wisata ini sudah terkenal secara domestik hingga mancanegara. Wujudnya yang cantik, unik, dan menarik benar-benar mampu membuat wisatawan penasaran hingga akhirnya datang menyambangi. 

Tapi, bagaimana Taman Sari dibangun?

Taman Sari merupakan sebuah pesanggrahan yang dididirkan pada zaman Sultan Hamengku Buwana I pada tahun 1758 silam.Pembangunan Taman Sari ini tak lepas dari adanya Perjanjian Giyanti tahun 1755, dimana Kerajaan Mataram dibagi menjadi dua. Tujuan awal dari adanya Taman Sari adalah sebagai tempat menentramkan hati, istirahat, dan rekreasi Raja beserta keluarganya. Selain itu, Taman Sari juga memiliki fungsi lain sebagai benteng pertahanan. 

Taman Sari ino dibuat oleh seorang asrsitek dati Portugis. Maka dari itu, tidak heran bilang pada beberapa bagian Taman Sari memiliki bentuk bangunan khas Eropa. Akan tetapi, aksen Jawanya tetap ditonjolkan pada setiap bagiannya. 

Pada lorong ketika masuk ke dalam Taman Sari, terdapat sebuah gambaran yang membentuk sebuah cerita. Relief itu menceritakan tentang bagaimana Taman Sari pada masa lalu. Dulunya, wilayah Taman Sari merupakan perkebunan buah. Kebun ini ditumbuhi aneka buah, seperti mangga, nanas, dan lain-lainnya. Buah-buah ini biasanya akan dipetik Raja setiap hari. 

Spot lain yang nenarik dari Taman Sari adalah adanya kolam dengan air yang jernih. Dahulu, kolam ini menjadi tempat mandi untuk para istri Raja. Dan di sisi lain, terdapat menara tinggi yang digunakan sebagai tempat memantau. 

Area Taman Sari ini juga memiliki Pulau Cemeti atau Pulau Kenanga yanh berbentuk seperti bunga teratai. Tempat ini memiliki fungsi untuk istirahat. Di sisi lain, dari sini pengintaianpun bisa dilakukan. Selain itu, masih ada Sumur Gumuling juga terowongan kuno yang konon katanya merupakan jalan pintas ke Pantai Selatan. 

Taman Sari sudah beberapa kali mengalami renovasi. Tapi, perbaikan ini tentunya tidak mengubah sepenuhnya. Bangunan asli Taman Sari tetap masih terlihat sampai sekarang. 

COMMENTS: (0)

Post You May Like